Pesantren Al Binaa saat ini menjalankan Program Pendidikan S1 bekerjasama dengan IAI Persis Garut melalui Program Koordinatoriat Mahasiswa Daerah (KMD).
Sebagai lembaga penyelenggaraan aktifitas perkuliahan, Pesantren Al Binaa menawarkan dua program perkuliahan, yakni program pengkaderan dengan skema beasiswa (Mulazamah dan Talaqqi/MdT), serta program perkuliahan reguler dengan skema berbayar. Untuk tahun ini, kami kembali membuka program reguler untuk laki-laki dan wanita, dengan pilihan kuliah pada jurusan Ilmu Quran dan Tafsir (IQT), dan jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyyah (PGMI).
Komitmen Pesantren Al Binaa adalah mencapai standar kurikulum yang telah ditetapkan oleh kampus IAI Persis Garut, dan menyesuaikannya dengan kurikulum lokal yang menjadi ciri khas Pesantren Al Binaa sebagai penyelenggara perkuliahan.
Dosen-dosen yang mengajar di Pesantren Al Binaa in sya Allah memiliki kualifikasi mumpuni dalam bidangnya, dengan tambahan seorang Syaikh dari Mesir yang in sya Allah akan dapat membantu meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menguasai Al Quran, wawasan keislaman, dan kecakapan dalam bahasa Arab.
Dalam program studi ini, lulusan Pesantren Al Binaa akan memperoleh gelar kesarjanaan formal S1, yaitu S.Ag bagi yang mengambil jurusan Ilmu Quran dan Tafsir (IQT), dan S.Pd bagi yang mengambil jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyyah (PGMI).
Selain itu, Pesantren Al Binaa juga in sya Allah akan menerbitkan ijazah yang berkualitas dan diakui oleh berbagai lembaga studi Islam di Indonesia.
Segenap jajaran pengelola Program S1 Pesantren Al Binaa dengan penuh antusias menyambut calon mahasiswa yang berminat bergabung menjadi mahasiswa dalam program ini. Kami berkomitmen untuk memberikan pendidikan bermutu dan berkualitas tinggi melalui kerjasama erat dengan IAI Persis Garut in sya Allah.
Visi:
Menjadi sekolah penyelenggara program S1 yang professional dan berdaya saing global dalam melahirkan ilmuwan muslim yang unggul dengan mengintegrasikan Al Quran, hadits, ilmu pengetahuan dan teknologi.
Misi:
Motto:

| Parameter | Semester 6 | Semester 4 | Kelas Reguler | Eksekutif Ikhwan | Eksekutif Akhwat |
|---|---|---|---|---|---|
| Total Pertemuan | 11 | 28 | 20 | 19 | 14 |
| Jumlah Mata Kuliah | 11 | 15 | 11 | 11 | 11 |
| Jumlah Mahasiswa | 7 | 8 | 7 | 13 | 14 |
| Periode Pengamatan | 29 Apr - 9 Mei 2025 | Apr - Mei 2025 | 29 Apr - 8 Mei 2025 | 4 - 11 Mei 2025 | 4 - 11 Mei 2025 |
| Indikator Kehadiran | Semester 6 | Semester 4 | Kelas Reguler | Eksekutif Ikhwan | Eksekutif Akhwat |
|---|---|---|---|---|---|
| Kehadiran Dosen (%) | 27.27 | 85.71 | 95.00 | 78.95 | 92.86 |
| Rata-rata Kehadiran Mahasiswa (%) | 40.91 | 92.86 | 78.57 | 70.16 | 87.76 |
| Mahasiswa dengan Kehadiran ≥75% (%) | 0.00 | 100.00 | 71.43 | 61.54 | 85.71 |
| Mahasiswa dengan Kehadiran 100% (%) | 0.00 | 37.50 | 28.57 | 30.77 | 57.14 |
| Status | Semester 6 | Semester 4 | Kelas Reguler | Eksekutif Ikhwan | Eksekutif Akhwat |
|---|---|---|---|---|---|
| Hadir (%) | 27.27 | 85.71 | 95.00 | 78.95 | 92.86 |
| Tidak Hadir (%) | 72.73 | 14.29 | 5.00 | 21.05 | 7.14 |
| Izin (%) | 0.00 | 0.00 | 0.00 | 0.00 | 0.00 |
| Status | Semester 6 | Semester 4 | Kelas Reguler | Eksekutif Ikhwan | Eksekutif Akhwat |
|---|---|---|---|---|---|
| Hadir (%) | 40.91 | 92.86 | 78.57 | 70.16 | 87.76 |
| Izin (%) | 59.09 | 7.14 | 21.43 | 16.13 | 10.20 |
| Alpa (%) | 0.00 | 0.00 | 0.00 | 12.90 | 1.02 |
| Tidak Hadir (%) | 0.00 | 0.00 | 0.00 | 0.00 | 0.00 |
| Kelas | Distribusi Hari (%) dengan Persentase Tertinggi ke Terendah |
|---|---|
| Semester 4 | SELASA (28.57) > RABU (21.43) > KAMIS, SABTU, SENIN (masing-masing 14.29) > AHAD (7.14) |
| Kelas Reguler | SELASA, RABU (masing-masing 30.00) > KAMIS, SENIN (masing-masing 20.00) |
| Eksekutif Ikhwan | AHAD (52.63) > SABTU (47.37) |
| Eksekutif Akhwat | AHAD (57.14) > SABTU (42.86) |
| Kelas | Mata Kuliah Dengan Frekuensi Tertinggi | Persentase (%) |
|---|---|---|
| Semester 6 | Tidak ada informasi signifikan karena 54.55% pertemuan tidak terlaksana akibat kegiatan Rihlah | - |
| Semester 4 | MANHAJ MUFASSIRIIN 2 | 17.86 |
| Kelas Reguler | HADIST 1, BAHASA ARAB 2 | Masing-masing 15.00 |
| Eksekutif Ikhwan | TAFSIR 2 | 21.05 |
| Eksekutif Akhwat | BAHASA ARAB 2 | 21.43 |
| Kelas | Faktor Utama Ketidakhadiran | Dampak (%) |
|---|---|---|
| Semester 6 | Kegiatan Rihlah di Qudwatunaa | 54.55 pertemuan tidak terlaksana |
| Semester 4 | Tidak signifikan | Kehadiran dosen tinggi (85.71%) |
| Kelas Reguler | Tidak signifikan | Kehadiran dosen sangat tinggi (95.00%) |
| Eksekutif Ikhwan | Alpa (ketidakhadiran tanpa keterangan) | 12.90% dari total slot kehadiran |
| Eksekutif Akhwat | Izin | 10.20% dari total slot kehadiran |
| Kelas | Rekomendasi Utama |
|---|---|
| Semester 6 |
1. Penjadwalan ulang 6 pertemuan yang tidak terlaksana akibat Rihlah 2. Koordinasi lebih baik antara kegiatan akademik dan non-akademik 3. Perhatian khusus pada mahasiswa dengan kehadiran rendah (MUHAMMAD RAIHAN AL RASYID: 9.09%) |
| Semester 4 |
1. Mempertahankan pola kehadiran yang baik 2. Optimalisasi distribusi perkuliahan untuk menghindari konsentrasi berlebihan pada hari tertentu 3. Analisis faktor keberhasilan tingkat kehadiran tinggi |
| Kelas Reguler |
1. Intervensi untuk mahasiswi dengan kehadiran rendah (HILYAH ULIL IRFAN: 65.00%, ZHAFIRA ZHALFA ZHYAHRANI: 40.00%) 2. Pengakuan untuk mahasiswi dengan kehadiran sempurna 3. Analisis korelasi kehadiran dan performa akademik |
| Eksekutif Ikhwan |
1. Intervensi untuk mahasiswa dengan tingkat kehadiran rendah, terutama ANGGA PANDU PRASETIO (0% kehadiran, 16 alpa) 2. Penguatan sistem monitoring dan konsekuensi alpa 3. Optimalisasi jadwal perkuliahan untuk mengurangi beban pada akhir pekan |
| Eksekutif Akhwat |
1. Pertahankan pola perkuliahan pada akhir pekan yang telah terbukti efektif 2. Pendampingan spesifik untuk SHOFA ILMINA NAFI'AN (42.86% kehadiran) 3. Evaluasi distribusi mata kuliah terutama BAHASA ARAB 2 |
| Indikator | Semester 6 | Semester 4 | Kelas Reguler | Eksekutif Ikhwan | Eksekutif Akhwat |
|---|---|---|---|---|---|
| Tingkat Pemenuhan SNI Kehadiran Dosen (75%) | TIDAK (27.27%) | YA (85.71%) | YA (95.00%) | YA (78.95%) | YA (92.86%) |
| Tingkat Pemenuhan SNI Kehadiran Mahasiswa (75%) | TIDAK (40.91%) | YA (92.86%) | YA (78.57%) | YA (70.16%) | YA (87.76%) |
| Efisiensi Penggunaan Jadwal (%) | 45.45% | 100.00% | 95.00% | 100.00% | 92.86% |
| Alpa/Total Ketidakhadiran (%) | 0.00% | 0.00% | 0.00% | 44.44% | 9.09% |
| Kehadiran Rata-rata Dosen+Mahasiswa (%) | 34.09% | 89.29% | 86.79% | 74.56% | 90.31% |
Catatan teknis: Analisis ini berdasarkan data dari lima laporan presensi periode April-Mei 2025. Persentase dihitung berdasarkan proporsi dari kejadian total dalam masing-masing kategori. Standar minimum kehadiran mengacu pada SNI perkuliahan yaitu 75%.